KAMUS SINGKAT


Obligasi			 : Surat utang jangka menengah-panjang yang dapat dipindahtangankan yang berisi janji dari pihak yang
		  		   menerbitkan untuk membayar bunga & pokok hutang pada waktu yang telah ditentukan tanpa menjaminkan suatu asset.

Hipotek				 : Hak kepemilikan atas aset tak bergerak sebagai jaminan atas pelunasan hutang.

Obligasi Hipotek (Mortgage Bond) : penerbitan obligasi yang dijamin dengan hipotek atas properti milik penerbit.

Mortgage Backed Securities (MBS) : kredit yang digunakan untuk membeli rumah atau untuk kebutuhan konsumtif
				   lainnya dengan jaminan hipotek atas rumah atau obligasi hipotek untuk pembelian rumah.
				   Bahasa mudahnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Nama MBS hanya berlaku di AS (Privet-Label), di negara lain 
				   umumnya disebut ABS (Asset Backed Securities)

Gelembung			 : Terjadinya kenaikan harga suatu barang dari nilai riil-nya karena kenaikan jumlah
				   permintaan dan itu akan terus naik, naik, dan naik sampai akhirnya turun drastis dan hancur.

Gelembung teknologi		 : peningkatan yang signifikan di pasar saham karena kenaikan spekulasi saham teknologi.


Fair Issac Corporation (FICO)	: Software perusahaan yang menunjukkan ukuran (skor) risiko
				  kredit konsumen. Biasanya Skor FICO di atas 750 
				  dianggap sangat baik.

Loan to Value (LTV) ratio	: istilah keuangan yang digunakan oleh pemberi pinjaman untuk
				  mengekspresikan rasio pinjaman terhadap nilai aset yang dibeli.

Adjustable Rate mortgage (ARM)	: jenis hipotek di mana tingkat suku bunganya disesuaikan setelah
				  periode tertentu sesuai dengan perubahan tingkat risiko di pasar.

Swap				: kontrak derifatif di mana kedua belah pihak bertukar instrumen keuangan.

Credit Default Swap (CDS)	: kontrak swap di mana pembeli melakukan pembayaran ke penjual,
				  dan sebagai imbalannya menerima hak untuk memperoleh pembayaran bila
				  kredit mengalami default atau kejadian lain yang tercantum dalam kontrak,
				  misalnya kebangkrutan atau restrukturisasi.

Solvabilitas			: kemampuan perusahaan/bank untuk memenuhi semua kewajibannya,
				  yaitu melunasi seluruh hutang yang ada dengan menjual seluruh 
				  aset yang dimilikinya.

Collateralized Debt obligation (CDO)	: suatu obligasi yang memiliki level di bawah level investasi pada saat
					  pembelian obligasi dilakukan. Obligasi jenis ini memiliki risiko
					  tinggi atas terjadinya default atau risiko kredit lainnya
					  namun umumnya obligasi jenis ini memberikan imbal hasil yang lebih
					  tinggi dibandingkan dengan obligasi berkualitas lebih baik lainnya
					  agar investor tertarik.

Sekuritisasi				: pengonversian sekelompok piutang dan jenis yang sama (biasanya kredit)
					  menjadi surat berharga (sekuritas) yang dapat diperdagangkan, meliputi
					  hutang pokok dan bunga.

Initial Public Offering (IPO)		: penjualan pertama saham/sekuritas lainnya oleh perusahaan swasta/Bank kepada publik.

Securities and Exchange Commission (SEC) : Lembaga pemerintah AS yang memantau perdagangan surat berharga dan pengambilalihan perusahaan.